Cara, Biaya, Syarat, Tempat Pembuatan SKCK (Update)

Smart.balbol.com - Cara, Syarat, Biaya dan Tempat Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)


Pertanyaan umum yang sering ditanyakan lulusan SMA/SMK/MA sampai sarjana adalah Cara Membuat SKCK, Syarat Membuat SKCK, Biaya Membuat SKCK, Tempat Membuat SKCK, Masa Berlaku Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Untuk Apa Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB)?


Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) diperlukan untuk berbagai macam keperluan administrasi sebagai prasyarat. Misalnya sebagai syarat untuk mengikuti Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS), melamar pekerjaan, menikah, dan lain sebagainya.
Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) adalah surat keterangan yang diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berisi catatan riwayat status hukum seseorang. Surat ini hanya dapat diberikan kepada pemohon yang tidak/belum pernah tercatat melakukan tindakan kejahatan sampai tanggal dikeluarkannya SKKB tersebut.
(Update) Istilah SKKB Saat ini menjadi SKCK

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui fungsi intelijen dan keamanan (Intelkam) kepada pemohon untuk memenuhi permohonan dari yang bersangkutan atas suatu keperluan atau karena adanya ketentuan yang mempersyaratkan, berdasarkan hasil penelitian biodata dan catatan Kepolisian yang ada tentang orang (pemohon) tersebut.
Masa berlaku Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah 6 (enam) bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, SKCK dapat diperpanjang oleh yang bersangkutan.

Cara Membuat SKCK 

Persyaratan Membuat SKCK Baru Warga Negara Indonesia (WNI)
•  Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon.
Untuk mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan, silakan Anda berkunjung ke ketua RT setempat agar dibuatkan surat pengantar ke ketua RW. Dari RW Anda akan mendapatkan surat pengantar ke Kelurahan/Desa. Di Kelurahan/Desa, silakan serahkan surat pengantar dari Kepala Dusun/Ketua RW. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk mengisi dan melengkapi formulir yang dibutuhkan. Surat pengantar dari Kelurahan/Desa inilah yang diterima oleh Kepolisian (Bukan surat pengantar dari RT/RW).
  • Membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Ijin Mengemudi (SIM) sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari Kantor Kelurahan.
  • Membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK).
  • Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  • Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.
  • Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar.
  • Pengambilan Sidik Jari oleh petugas. 

Warga Negara Asing (WNA):

  • Fotokopi Paspor.
  • Surat Sponsor dari Perusahaan (Asli).
  • Fotokopi Surat Nikah.
  • Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap).
  • Pas foto 4x6 berlatar/background kuning sebanyak 6 lembar.
Persyaratan Memperpanjang Masa Berlaku SKCK
  • Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun)
  • Membawa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Ijin Mengemudi (SIM).
  • Membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK).
  • Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  • Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.
  • Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.
Catatan :
•  Polsek tidak menerbitkan SKCK untuk keperluan :

    - Melamar / melengkapi berkas administrasi PNS / CPNS.

    - Pembuatan visa / keperluan lain yang bersifat antar-negara.

•  Polsek/Polres penerbit SKCK harus sesuai dengan alamat KTP/SIM pemohon.



Biaya Pembuatan SKCK 

Biaya pembuatan SKCK adalah Rp. 30.000 (tiga puluh ribu rupiah). Biaya tersebut disetorkan kepada petugas Polri ditempat.

Tempat Pembuatan SKCK

Di Polsek/Polres sesuai dengan alamat KTP/SIM pemohon.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah surat keterangan yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian yang berisikan catatan "kejahatan seseorang". Sebelumnya SKCK dikenal sebagai Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) dan dahulu bernama SKKB. Surat ini hanya dapat diberikan kepada seseorang yang tidak/belum pernah "tercatat" melakukan tindakan kriminal hingga tanggal dikeluarkannya SKCK tersebut. SKCK biasanya berlaku selama 6 (enam) bulan sejak dikeluarkan.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter