Featured Post

Katalog Tupperware promo hingga 30 November 2019

Hai Mom.. suka dengan produk Tupperware? Yuk cek katalog tupperware promo hingga 30 November 2019 . Promo ini berlaku mulai 3 November hingga akhir akhir bulan. Tupperware Universal Jar Ada yang baru. Universal Jar !  Wadah serba bisa yang handy dlbawa kemana aja. Makanan kering atau basah. aksesoci…

Tanpa Banyak Drama, Persib U-19 Juara Liga 1 Mendahului Persija #Persibday #Persijaday

Post a Comment
Sejarah berhasil dibuat oleh Persib Bandung U-19. Maung Ngora, julukan Persib U19, tampil sebagai kampiun Liga 1 U-19 2018 setelah mengalahkan Persija Jakarta U-19 dengan skor 1-0 pada pertandingan final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin 26 November 2018. ‎Satu-satunya gol kemenangan Persib U-19 dicetak striker Ilham Qolba pada menit 27.


Persib juara Liga 1 U-19 2018 © persib.co.id/M. Jatnika Sadili

Di menit ke-27, Ilham Qolba mendapat umpan silang dari Beckham Putra Nugraha. Ilham kemudian melepaskan tembakan setengah voli tapi masih bisa diblok Gianluca Pagliuca Rossy. Bola liar kembali berhasil digapai Ilham dan sepakannya kali ini mampu menembus gawang Persija. Gol Qolba ke gawang Persija U-19 di final Liga 1 U-19 2018 ini adalah gol ke delapan Ilham bagi selama membela Persib di Liga 1 U-19 2018.

Pelatih Persib, Budiman mempersembahkan gelar juara Liga 1 U-19 2018 untuk bobotoh.

Saya ucapkan alhamdulillah, hari ini kami diberikan bonus menjadi nomor 1. Kemenangan ini saya persembahkan buat bobotoh, kata Budiman dalam sesi temu wartawan setelah pertandingan.

Budiman berharap prestasi ini sebagai obat pelipur lara para pendukung Persib senior yang sudah dipastikan ‎tidak akan menjadi juara Liga 1 tahun ini. 

"Mungkin juga juara ini bisa sebagai pengganti tim Persib senior yang seharusnya jadi juara tahun ini, tapi akhirnya tidak terealisasi. Mudah-mudahan, hasil ini bisa menjadi motivasi untuk kedepannya,"‎ tutupnya.

Selain trofi juara Liga 1 U-19, Persib Maung Ngora juga memborong penghargaan individual di Liga 1 U-19 2018.

Beckham Putra Nugraha © Persib.co.id/M. Jatnika Sadili

Beckham Putra Nugraha dinobatkan sebagai pencetak ‎gol terbanyak dengan torehan sembilan gol. Atas prestasi itu, Beckham mendapat t‎rofi dan hadiah uang Rp. 50 juta. 

M. Syafril Lestaluhu © Persib.co.id/M. Jatnika Sadili

Gelar pemain terbaik Liga 1 U-19‎ diraih gelandang Persib U-19, M. Syafril Lestaluhu. Kapten tim Maung Ngora tersebut didaulat atas penilaian tim Technical Study Grup (TSG). Lesta -- sapaan akrabnya -- juga mendapat trofi dan uang sebesar Rp. 50 juta. 

Ilham Qolba © Persib.co.id/M. Jatnika Sadili
Striker Persib Maung Ngora, Ilham Qolba, menjadi pemain terbaik di laga final. Ilham mencetak satu gol penentu kemenangan Maung Ngora ke gawang Persija Jakarta.

Susunan pemain Persib U-19 vs Persija U-19


‎Persib U-19: Ade Candra Sena (PG), Aldi Dahlan, Rizki Arohman, Bhima Wibnu, Mario Jardel, M. Syafril Lestaluhu (C), Jovan Affan Al Ghony, Beckham P. Nugraha, Ilham Qolba, Wandi (67'), Julius Josel (57'). 

Cadangan: Fajar Febrianto (PG), Rian Hidayatullah, Taufik Isnan, Asep Saeul Mukmin (57'), Jeni Jatnika, Panji Ali Permana, Ahmad Faisal (67'). 

Persija U-19; Gianluca Pagliuca Rossy (PG), Al Hamra Hehanusa, Anan Mirgaf Lestaluhu, Desly Nur Romadhiance, Liliek Prasetyo, Anang Maruf, Divie Alviandi (79'), Fichri Fatur Rahman (59'), Mujiana (54'), Adhe Owen (C), Sutan Diego Zico. 

Cadangan: ‎Risky M. Sudirman (PG), Achmad Ghasim, Maulana Yusuf, Fanzi Mahasonu, Mario Nurcahyo (59'), Rizky Akbar (54'), Gilang Ramadhan 

Persija U-19 Terima Kekalahan dari Persib U-19 2x di musim ini dengan Legowo

Persija Jakarta U-19 Runner Up Liga 1 U-19 2018. Foto : liga-indonesia.id
Asisten pelatih Persija U-19, Washiyatul Akmal, mengatakan hasil ini patut disyukuri. Terpenting semua pemain sudah bekerja keras. Tidak kenal lelah.



“Kami bersyukur atas hasil ini mengingat sampai final itu luar biasa. Anak-anak sudah bermain dengan maksimal kita kembali pada allah yang beri rejeki, apresiasi buat pemain yang kerja keras dan kompak intinya kami ingin ciptakan tim muda buat senior dan timnas,” ujar Akmal.

Secara teknis, Akmal mengatakan anak asuhnya sudah berjuang maksimal untuk menyamakan kedudukan. Tapi sekali lagi hasil akhir tidak berubah.

“Babak kedua kami coba putar otak mencari solusi, tapi tetap tidak bisa cetak gol. Soal peluang juga banyak, ada tembakan yang mengenai mistar gawang juga. Mungkin kalau kami bisa menyamakan kedudukan, pertandingan lebih seru,” tutur Akmal.

Sementara itu kiper Persija U-19, Gianluca Rossy, menerima kekalahan itu dengan legowo. Memang ada rasa sedikit kecewa, namun kegagalan ini dijadikannya sebagai pengalaman berharga.

“Ya kami akui kalah, tapi tetap bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan final. Ke depan harus memperbaiki diri lagi,” kata Gianluca Rossy.

“Saya juga harus memberi apresiasi kepada rekan satu tim, ofisial, tim pelatih, dan semua yang memberi dukungan,” tutup Rossy.


Dari pemain-pemain muda ini kita belajar bagaimana menerima kemenangan dan kekalahan. Rivalitas hanya 90 menit plus injury time di lapangan. Selebihnya tentu demi lambang Garuda di hati dan kemajuan sepak bola nasional. Mengingat, mereka adalah pemain-pemain muda cerminan pemain tim nasional di masa depan.

Semoga, pemandangan di Stadion I Wayan Dipta bisa menular ke pertandingan-pertandingan antar-klub di level senior. Apalagi di tengah ketatnya kompetisi Liga 1 senior yang sudah memasuki babak akhir. Selamat Maung Ngora dan Macan Muda. Bravo sepak bola nasional.. (Sumber : persib.co.id - persija.id).

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter