Persija Jakarta Tinggal Terpaut 2 Poin dari Persib Bandung Setelah Menang 1-0 Melawan Madura United

Persija Jakarta sukses memperpendek selisih poin dengan Persib di papan atas klasemen sementara setelah mencuri kemenangan atas tuan rumah Madura United dengan skor 1-0 pada lanjutan pekan ke 25 Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu, 14 Oktober 2018. Gol kemenangan skuad Macan Kemayoran dibuat oleh Marko Simic pada akhir babak pertama.
Sahar Ginanjar Gagalkan Peluang Greg. Foto : Surya
Kemenangan ini membuat posisi Persija Jakarta berada di peringkat ketiga dengan poin 42 tertinggal dua angka dari peringkat pertama dan kedua, Persib Bandung dan PSM Makassar.

Persija Jakarta langsung memberikan tekanan ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Sayangnya peluang dari upaya Simic belum membuahkan hasil.

Begitu juga tuan rumah di awali dari sepak pojok yang dilakukan Milad Zeneyedpour, umpan tersebut ditanduk oleh Samassa, namun masih bisa diamankan oleh kiper pelapis Andritany, Shahar Ginanjar.

Pada menit ke 21, tuan rumah Madura United kembali mendapatkan peluang. Namun sepakan keras Milad masih berbelok arah setelah mengenai Jaimerson. Skor masih 0-0;

Asik menyerang, Madura United kebobolan pada menit ke 41. Marko Simic sukses mencetak gol usai menerima umpan dari Riko Simanjuntak. Tidak ada gol tambahan tercipta, skor 1-0 untuk keunggulan Persija Jakarta bertahan hingga turun minum.

Madura United mengambil inisiatif serangan di awal babak kedua. Namun lini belakang Persija Jakarta cukup tangguh. Persija berhasil memutus alur serangan Madura dan mendominasi penguasaan bola. Serangan Madura mulai sering terhenti sebelum memasuki sepertiga akhir.

Pada menit ke 70, tembakan bebas Zah Rahan mengincar area bawah dimana pagar betis meloncat, tetapi Shahar berhasil menangkapnya. Sesaat kemudian giliran Bayu yang mendapatkan kesempatan dari luar kotak penalti, tetapi tembakan kerasnya berhasil dibelokkan Jaimerson. Sepakan sudut bagi Madura.
Gempuran terus dilakukan oleh pasukan Laskar Sape Kerrab. Akan tetapi lagi-lagi mudah dibaca pemain belakang Persija. Skor 1-0 pun akhirnya jadi skor akhir, Macan Kemayoran sukses curi poin.

Komentar Teco, Pelatih Persija Jakarta

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra, yang akrab disapa Teco, mengungkapkan salah satu kunci kemenangan timnya bisa mengalahkan Madura United adalah belajar dari kesalahan di laga sebelumnya (putaran pertama) saat jumpa Laskar Sape Kerrab.

Sebelum itu tim berjuluk Macan Kemayoran tak pernah menang saat bersua Madura United pada 7 pertemuan terakhir secara beruntun. Dari 7 pertemuan terakhir secara beruntun melawan Madura United, Persija mengalami 5 kekalahan. Sedangkan 2 laga lainnya berakhir imbang.

“Kami punya rekor tak bagus lawan Madura? maka dari itu kami belajar banyak dari pertandingan sebelumnya, seperti tahun kemarin kami kalah di Patriot,” ujar Teco selepas laga.

“Waktu itu kami main bagus, banyak peluang, tiga kali kena tiang, tapi kami kalah. Kami belajar hari ini, kami bikin strategi beda,” tambahnya.

Lebih lanjut, Teco menambahkan kunci lain dari klub berjuluk Macan Kemayoran itu meraih kemenangan yakni memilih bermain sabar dan mengandalkan serangan balik. Alhasil strategi itu ampuh dan Persija menang 1-0 atas Madura United. Gol Marko Simic di menit ke-39 menjadi satu-satunya yang tercipta pada laga pekan ke-25 Go-Jek Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (14/10/2018).

“Hari ini kami menerapkan strategi yang berbeda, yakni bermain menunggu di belakang dan mengandalkan serangan balik sehingga mendapatkan gol yang bagus. Akhirnya kami mendapatkan hasil yang bagus dan meraih kemenangan hari ini,” tutup pelatih berpaspor Brasil itu. 

Gol Persija Offside?

Kemenangan Persija tersebut sedikit menimbulkan kontroversi di kalangan netizen. Pasalnya, banyak netizen yang menilai gol kemenangan Persija berbau offside. Proses terjadinya gol Persija yang dicetak Marko Simic terbilang sederhana. Memanfaatkan umpan Riko Simanjuntak dari sisi kanan penyerangan, Simic yang sama sekali tak terkawal di depan mulut gawang Madura, dengan mudah menceploskan bola dan mencetak skor bagi Persija. Kontroversi offside yang dimaksudkan adalah ketika Simic menerima umpan dari Riko. Wajar saja, bila dilihat dalam tayangan ulang, posisi Simic kala menerima umpan berada di belakang garis akhir pertahan Madura.

Namun, bila ditelisik lebih detil lagi, Simic sebenarnya tidak berada dalam posisi offside. Sebab, sosok Riko yang memberikan umpan, posisinya berada lebih depan lagi ketimbang Simic di garis akhir pertahanan Madura. Dalam peraturan sepak bola, pemain akan dianggap berada pada posisi offside, ketika sang pemain menjadi sosok terakhir yang berdiri di belakang garis akhir pertahanan lawan. Khusus untuk kasus gol Persija di Madura, Simic merupakan orang kedua terakhir yang berdiri di garis akhir pertahanan Madura saat menerima umpan dari Riko, sehingga gol tetap sah dan tidak offside.

Madura United Kecewa Kalah di Kandang


"Kami sebenarnya menguasai pertandingan. Tapi, ball possession memang tidak menjamim tim untuk bisa menang. Sekali lagi, kami kalah di kadang, itu sakitnya luar biasa," ungkap pelatih asal Brasil itu dalam jumpa pers setelah pertandingan.

Kekalahan ini bisa jadi merupakan ajang balas dendam Persija kepada Madura United. Pada pertemuan putaran pertama, Madura United mencuri poin penuh dengan menang 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (12/5/2018).
Hasil ini membuat Madura United turun peringkat di klasemen sementara Liga 1. Persija justru berhasil menyalip dengan menduduki peringkat ketiga mengoleksi 42 poin.
"Kompetisi belum selesai, kami harus memperbaiki. Kami akan berjuang bersama agar Madura United tetap di papan atas dan menjadi kebanggaan warga Madura," imbuh Gomes.
Di sisi lain, bek kanan Madura United, Beny Wahyudi, ikut kecewa dengan hasil minor ini. Dia melihat sebenarnya timnya mampu menciptakan banyak peluang sepanjang laga.
"Ini hasil yang mengecewakan, kami punya banyak peluang tapi kurang beruntung dan tidak mencetak gol. Saya pikir kami bermain lebih baik dari Persija. Ke depan, peluang sekecil apa pun untuk bisa di papan atas, kami akan perjuangkan," ujarnya.
Madura United : Satria Tama, Guntur Ariyadi, Andik Rendika Rama, Munhar, Benny Wahyudi (Imam Bagus Kurnia 81′), Asep Berlian, Slamet Nurcahyono, Zah Rahan, Milad Zeneyedpour (Bayu Gatra 45), Mamadou Samassa, Greg Nwokolo (Engelbert Sani 63′).
Persija Jakarta : Shahar Ginanjar, Jaime, Maman Abdurrahman, Abduh Lestaluhu (Michael Orah 81′), Gunawan Dwi Cahyo, Rohit Chand, Osas Ikpefua (Asri Akbar 46′), Ramdani Lestaluhu (Fitra Ridwan 88′), Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Marco Simic

0 Response to "Persija Jakarta Tinggal Terpaut 2 Poin dari Persib Bandung Setelah Menang 1-0 Melawan Madura United"

Post a Comment