Membuat Contact Form Whatsapp Responsif, Pesan Terkirim Ke Nomor Whatsapp

17 Responses to "Membuat Contact Form Whatsapp Responsif, Pesan Terkirim Ke Nomor Whatsapp"

Silahkan komentar sesuai topik dan anda juga bisa memberi sumber link. komentar yang tidak relevan dengan Membuat Contact Form Whatsapp Responsif, Pesan Terkirim Ke Nomor Whatsapp akan kami tolak.
  1. Mau coba terapin di blog juga ahh, keren gan. Makasi

    ReplyDelete
  2. Mempengaruhi kinerja blog engga tuh gan?

    ReplyDelete
  3. Wah boleh juga nih tutorial, nanti ane coba terapkan di blog ane gan ... 😀 thanks artikelnya bermanfaat 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap.. nanti kalau ada ilmu menarik lainnya saya share juga..

      Delete
  4. Ini bener2 mantap .... ini juga di gunakannoleh salah satu penyedia hostinger .. ane coba komen artikelnya eh langsung menuju whatapp .. mantap um

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar.. pakai di blog biar berkelas Gan blognya..

      Delete
  5. Baru tau ada contact form nya kyak whatsapp

    ReplyDelete

Smart Balbol pada kesempatan kali ini akan menginformsikan Membuat Contact Form Whatsapp Responsif, Pesan Terkirim Ke Nomor Whatsapp untuk para pembaca yang membutuhkan konten tersebut.

Sahabat budiman yang benar-benar ingin tahu Membuat Contact Form Whatsapp Responsif, Pesan Terkirim Ke Nomor Whatsapp dapat membaca artikel Blogger hingga selesai agar lebih jelas konten yang di tulis pada hari ini October 05, 2021.
Author yang memiliki julukan Arief Rahmat P merupakan penulis terverifikasi di website Edukasi Balbol dan tentunya terkait Info merupakan informasi yang bermanfaat untuk Anda semua. Untuk lebih jelasnya Membuat Contact Form Whatsapp Responsif, Pesan Terkirim Ke Nomor Whatsapp dapat dilihat dibawah dan artikel ini di publikasikan pada jam 2021-10-05T05:02:00+07:00 dengan Portal ini apabila ada kekurangan kami mohon maaf sebesar-besarnya yang berhubungan dengan Blogger.

Membuat contact form whatsapp responsif, pesan yang terkirim langsung ke nomor whatsapp tujuan, bukan terkirim ke email. Tapi, formulir isiannya seperti contact form pada umumnya yang berisi nama, email dan isi pesan yang diisi oleh pengirim.
Hasilnya seperti gambar diatas ketika tombol whatsapp di klik
Cara ini diajarkan oleh suhu/master blogger : www.codepelajar.com dan www.jasa-design.web.id dengan sedikit perbaikan pada tag kondisional : / dan amp oleh www.persibpersija.com.

Keuntungan menggunakan widget contact form whatsapp responsif ini adalah :

  1. Memudahkan visitor (pengunjung) blog untuk berinteraksi dengan admin blog,
  2. Pesan yang terkirim realtime (instan) dan mudah diakses, baik oleh pengirim (visitors), maupun penerima (admin).
  3. Tampilannya tidak acak-acakan/mengganggu, baik saat tampil di desktop maupun mobile (smartphone) alias responsif.
  4. Di desktop/PC/Laptop, ketika anda mengklik kirim setelah menulis pesan, anda akan dibawa masuk ke whatsapp web. Anda akan diminta untuk membuka aplikasi whatsapp di smartphone, pilih titik tiga di pojok kanan atas, pilih whatsapp web, kemudian scan barcode yang muncul di web whatsapp.
  5. Sementara di smartphone, ketika anda mengklik kirim setelah menulis pesan, anda akan dibawa masuk ke aplikasi whatsapp yang ada di handphone anda (jika belum instal, instal segera whatsapp di playstore/ios/windows).
  6. Admin (penerima pesan) bisa membalas pesan dari pengirim (visitor) saat itu juga (jika sedang online di whatsapp).
  7. Sangat bermanfaat untuk pelaku bisnis yang memasarkan produk/jasa melalui website/blog
Berikut adalah cara membuat contact form whatsapp responsif :

Pertama, salin (ctrl+c) kode berikut : 

<link rel="stylesheet" type="text/css" href="https://maxcdn.bootstrapcdn.com/font-awesome/4.7.0/css/font-awesome.min.css"/>
<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/2.1.3/jquery.min.js'></script>

Lalu paste (ctrl+v) di atas </head>

Kedua, salin (ctrl+c) kode berikut : 

div#pelajar { position: fixed; top: 0; left: 0; right: 0; bottom: 0; z-index: -99; opacity: 0; transition:.5s; background: rgba(0,0,0,0.5); } div#pelajar.active{ z-index: 9999; opacity: 1; } div#whatsapp { position: fixed; top: 50%; left: 50%; max-width: 480px; width: 95%; background: #fff; transform: translate(-50%,-50%); z-index: -1; opacity: 0; border-radius: 5px; overflow: hidden; box-shadow: 0 2px 5px rgba(0,0,0,0.5); transition:.5s; } div#whatsapp.active { z-index: 999999; opacity: 1; } p.wa-title { margin: 0; padding: 15px; font-size: 16px; text-align: center; font-weight: bold; background: #2ecc71; color: #fff; } .wa-body { padding: 14px; display: flex; flex-wrap: wrap; width: 100%; box-sizing: border-box; } .wa-input { border: 1px solid #ddd; border-radius: 3px; line-height: 32px; padding: 0 10px; box-shadow: inset 0 0 2px rgba(0,0,0,0.1); } .wa-input.bagi { width: 48%; margin: 1%; margin-bottom: 10px; } .wa-input.full { width: 98%; resize: none; min-height: 150px; margin: 0 1%; } a.submit { line-height: 24px; padding: 10px 15px; width: 100%; max-width: 200px; text-align: center; background: #2ecc71; margin: 14px auto 0 auto; display: block; color: #fff; border-radius: 3px; cursor: pointer; } span.wa-x { position: absolute; top: 5px; right: 5px; height: 30px; width: 30px; /* background: #222; */ border: 2px solid #fff; border-radius: 50px; corsor:pointer; } a#wa-icon { position: fixed; bottom: 30px; left: 30px; line-height: 0; border-radius: 30px; background: #2ecc71; padding: 0; height: 60px; width: 60px; color: #fff; box-shadow: 0 10px 20px rgba(0,0,0,0.1); /* filter: invert(100%); */ z-index:99; } a#wa-icon::before { position: absolute; top: 50%; left: 50%; transform: translate(-50%,-50%); } span.wa-x::before { content: ""; position: absolute; top: 50%; left: 50%; height: 3px; width: 50%; background: #fff; transform: translate(-50%,-50%); } @media (max-width: 480px){ .wa-input.bagi { width: 100%; margin: 0; margin-bottom: 10px; } a#wa-icon {bottom:10px;left:10px;} .wa-input.full { width: 100%; margin: 0; } }

Lalu paste (ctrl+v) di atas ]]></b:skin>

Ketiga, salin (ctrl+c) kode berikut :

<a class='fa fa-whatsapp fa-3x animated infinite rubberBand' href='javascript:void(0);' id='wa-icon' onclick='openModal()'></a> <div class='pelajar' id='pelajar'> </div> <div id='whatsapp'> <span class='wa-x' onclick='closeModal()'></span> <p class='wa-title'>Contact Form</p> <div class='wa-body'> <input class='tujuan' type='hidden' value='0895334904784'/> <!-- No. WhatsApp --> <input class='nama wa-input bagi' placeholder='Nama Lengkap..' type='text'/> <input class='email wa-input bagi' placeholder='Alamat E-mail..' type='email'/> <textarea class='pesan wa-input full' placeholder='Pesan..'></textarea> <a class='submit'>Kirim</a> </div> </div>

<script type='text/javascript'> function closeModal() { document.getElementById('pelajar').classList.remove('active') document.getElementById('whatsapp').classList.remove('active') } function openModal() { document.getElementById('pelajar').classList.add('active') document.getElementById('whatsapp').classList.add('active') } // Onclick Whatsapp Sent! $('#whatsapp .submit').click(WhatsApp); var reg = /^([A-Za-z0-9_\-\.])+\@([A-Za-z0-9_\-\.])+\.([A-Za-z]{2,4})$/; function WhatsApp() { var ph = ''; if ($('#whatsapp .nama').val() == '') { // Cek Nama ph = $('#whatsapp .nama').attr('placeholder'); alert('Silahkan tulis ' + ph); $('#whatsapp .nama').focus(); return false; } else if ($('#whatsapp .email').val() == '') { // Cek Email ph = $('#whatsapp .email').attr('placeholder'); alert('Silahkan tulis ' + ph); $('#whatsapp .email').focus(); return false; } else if (reg.test($('#whatsapp .email').val()) == false) { // Cek Validasi Email alert('Alamat E-mail tidak valid.'); $('#whatsapp .email').focus(); return false; } else if ($('#whatsapp .pesan').val() == '') { // Cek Pesan ph = $('#whatsapp .pesan').attr('placeholder'); alert('Silahkan tulis ' + ph); $('#whatsapp .pesan').focus(); return false; } else { if (!confirm("Sudah menginstall WhatsApp?")) { window.open("https://www.whatsapp.com/download/"); } else { // Check Device (Mobile/Desktop) var url_wa = 'https://web.whatsapp.com/send'; if( /Android|webOS|iPhone|iPad|iPod|BlackBerry|IEMobile|Opera Mini/i.test(navigator.userAgent) ) { url_wa = 'whatsapp://send/'; } // Get Value var tujuan = $('#whatsapp .tujuan').val(), via_url = location.href, nama = $('#whatsapp .nama').val(), email = $('#whatsapp .email').val(), pesan = $('#whatsapp .pesan').val(); $(this).attr('href', url_wa + '?phone=62 ' + tujuan + '&amp;text=Halo, saya *' + nama + '* (' + email + ').. %0A%0A' + pesan + '%0A%0Avia ' + via_url); var w = 960, h = 540, left = Number((screen.width / 2) - (w / 2)), tops = Number((screen.height / 2) - (h / 2)), popupWindow = window.open(this.href, '', 'toolbar=no, location=no, directories=no, status=no, menubar=no, scrollbars=yes, resizable=1, copyhistory=no, width=' + w + ', height=' + h + ', top=' + tops + ', left=' + left); popupWindow.focus(); return false; } } } </script>

Lalu paste (ctrl+v) di atas </body>

 Contact Form  : Bisa diganti sesuai keinginan anda
 0895334904784  : Ganti dengan nomor whatsapp anda.


Demo : Tombol whatsapp dipojok kiri ya (melayang).
Apabila kurang mengerti dengan cara saya, silakan belajar langsung (terima kasih) ke suhu/master blogger : www.codepelajar.com dan www.jasa-design.web.id 
Terimakasih telah berkunjung ke website kami dengan judul artikel pada hari ini semoga bermanfaat dan baca juga tentang Sikerja

Meraih keuntungan merupakan keinginan semua orang, cara apapun akan dilakukan untuk meraih keuntungan dalam kehidupan. Hal tersebut bisa dengan berbisnis seperti buka usaha, menjual barang milik orang lain, atau mungkin berbisnis dengan trading forex.

Foreign exchange atau biasa dikenal dengan istilah forex adalah sebuah aktivitas yang dapat mendatangkan cuan dengan bertukar mata uang. Tiap hari mata uang terus berubah-ubah, dengan demikian sobat Smart Balbol dapat bermain forex dengan membeli sekaligus menjual mata uang tersebut untuk masa depan anda.

Meskipun sangat menggiurkan, jangan terburu-buru dulu karena segala sesuatu pasti ada ilmunya termasuk dapat menimbulkan kerugian. Oleh sebab itu perlu ada perhitungan yang matang agar tidak mengalami loss trading.

Apa itu Forex?

Bagi trader lama mungkin ini sudah tidak asing, tapi bagi pemula mungkin masih kebingungan. Pengertian forex adalah sebuah transaksi pertukaran mata uang asing. Forex dalam bahasa Indonesia dikenal dengan valas atau valuta asing. Dalam bahasa inggrisnya foreign exchange.

Aktivitas buy and sell dalam pertukaran mata uang asing terjadi karena adanya kebutuhan seperti Bule sedang berkunjung negera Indonesia, Ia tentu membutuhkan uang Rupiah untuk melakukan bermacam transaksi. Oleh sebab itu Ia harus menukarkan uang negeranya dengan mata uang rupiah. Lah, pertukaran seperti ini disebut dengan forex.

Pada era globalisasi sekarang ini transaksi forex dimanfaatkan untuk mendapatkan laba. Artinya trader membeli mata uang saat harga rendah kemudian dijual saat harga tinggi. Sayangnya untuk meraup keuntungan pada trading ini bisa dibilang sedikit sulit. Namun anda tak perlu khawatir, karena kami akan memberikan tips untuk menghindari kerugian bagi pelaku pasar.

4 Tips seputar forex saat melakukan trading

Sebelum terjun pada bisnis tukar menukar mata uang, Anda sebagai trader tentu harus mengetahui beberapa tips sukses seputar forex demi menghindari kerugian dan bahkan jika dipahami secara benar akan sangat menguntungkan.

Tentukan tujuan keuntungan trading forex

Hal pertama yang perlu Anda ketahui tentang tips seputar forex adalah tentukan tujuan keuntungan trading atau pertukaran nilai mata uang asing. Dengan begitu, Anda akan mengetahui berapa target keuntungan yang harus dicapai. Setelah anda mengetahui target, maka tidak boleh tidak harus memikirkan strategi agar target keuntungan dari trading forex bisa tercapai.

Sementara untuk mengukur keuntungan dapat menggunakan perhitungan yang akurat, dalam hal ini terdapat dua cara yaitu direct pair dengan cara menggunakan USD sebagai akhiran (GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dll) dan indirect rate pair. Rumusnya yaitu Profit/loss = (harga jual – harga beli) x Contract Size x Lot.

Sedangkan cara menghitung keuntungan menggunakan Indirect rate pair dengan USD sebagai awalan (USD/JPY, USD/CHF, USD/CAD, dll). Rumus menghitungnya adalah dengan Profit/loss = (harga jual – harga beli) / harga likuidasi X contract size X lot.

Bergabung komunitas trader dunia

Tips forex bagian ini tujuannya adalah agar Anda dapat memahami bagaimana cara trading forex baik itu menjual, membeli, dan menyimpan mata uang asing. Karena jika benar-benar tidak paham modal anda justeru akan habis. Maka dari itu, sebelum terjun ke dalam perdagangan Forex, sebaiknya bergabung dengan komunitas, forum kalau perlu mengikuti kelas training edukasi mengenai trading forex.

Iklan Atas Artikel