Yana Bool Umar, Dirigen Viking Persib : Ajalmu Tidak Menunggu Taubatmu

Berita Bobotoh | persibpersija.com - Yana "Bool" Umar, Dirigen Viking Persib : Ajalmu Tidak Menunggu Taubatmu

Siapa yang pernah mendengar nama Yana "Bool" Umar? persibpersija.com kira, nama beliau sudah dikenal di seluruh Bobotoh Persib Bandung khususnya, dan sebagian besar pecinta sepakbola tanah air pada umumnya.

Yana "Bool" Umar, Dirigen Viking Persib | foto @ridwanromansyah



Sekarang, Yana "Bool" Umar sering menyampaikan pesan pesan dakwah melalui media instagram dan fashion. Yana "Bool" Umar juga tidak jarang banyak mengisi kegiatan kegiatan tauziah Islam baik sebagai tamu undangan maupun santri.

Sebagai salah satu pentolan Viking Persib Club (VPC), Yana Umar tak pernah absen datang ke stadion untuk mengomandoi anggota Viking guna memberikan semangat bertanding secara langsung kepada tim Persib Bandung yang berjuluk 'Maung Bandung' itu.
Ya, dia adalah dirigen Viking Persib Club. Dia, Yana "Bool" Umar, merupakan teman dekat (sahabat) almarhum Ayi Beutik, Panglima Viking Persib Club.

Yana Umar - Suparman (Ayi Beutik, alm)

Di atas pagar tribun stadion, Yana Umar kerap berteriak mengajak anggota Viking dan bobotoh lainnya untuk terus bernyanyi dan bersorak memberikan dukungan kepada pemain Persib Bandung. Terkadang, emosinya sering meluap ketika penampilan Persib kurang greget.

Tetapi sejak tahun 2017 lalu, Yana Umar tampil berbeda dari biasanya saat mendukung Persib Bandung di stadion. Pria berperawakan gemuk itu kini terlihat lebih santun. "Kalau dahulu mungkin saya terlalu memuja tim sampai melupakan kewajiban utama (Shalat) saya sebagai muslim. Tetapi kalau sekarang ya dijadikan hobi saja," ucap Yana seperti diberitakan oleh detik.com | ern, Selasa, 6 Juni 2017.

Foto : Instagram Yana Umar @yanaumar33

Foto : Instagram Yana Umar @yanaumar33

Yana bercerita, dulu ia sangat jauh dari agama. Kecintaannya terhadap Persib Bandung sempat membuat ia lupa akan kewajibannya menunaikan ibadah shalat. Bahkan setiap memasuki bulan suci Ramadan, puasa pun tak pernah ia selesaikan dengan sempurna.
Dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perjanjian yang mengikat antara kita dan mereka adalah shalat, maka siapa saja yang meninggalkan shalat, sungguh ia telah kafir.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadirs ini hasan shahih.) [HR. Tirmidzi, no. 2621 dan An-Nasa’i, no. 464. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.]

"Jangankan puasa, salat saja tidak pernah. Saya dahulu cuek saja orangnya. Kadang-kadang begitu azan, shalat dilupakan karena nonton," tuturnya yang dikenal dengan nama lapangan Yana 'Bool'.

Hingga suatu malam di bulan Oktober 2016, Yana mengalami suatu momen paling berharga yang mengubah hidupnya seperti sekarang ini. Di saat terlelap, Yana mendapat mimpi tentang hari kiamat. 

Dalam mimpi itu, kata Yana, cerita soal kiamat di dalam Al-quran tergambarkan. Setiap orang, berjuang untuk menyelamatkan dirinya masing-masing.

"Bagi saya, mimpi itu suatu hidayah yang luar biasa, yang mungkin enggak akan pernah terjadi sama orang lain. Sampai sekarang yang biasanya kalau mimpi cepet lupa, kalau mimpi itu saya masih ingat. Merinding setiap kali ingat mimpi itu," tutur Yana.
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya batas antara seseorang dengan syirik dan kufur itu adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 82]
Yana sering dibayangi oleh mimpi itu setiap melakukan aktivitas apapun. Lantas, Yana membagi mimpi itu dengan bercerita kepada rekan-rekannya yang lain hingga ke tokoh agama yang ia kenal. 

"Mereka bilangnya itu hidayah dari Allah SWT buat saya yang enggak pernah melakukan ibadah. Ke ustaz ngobrol juga dan ustaz minta saya merenungkan apakah akan ke jalan yang benar atau salah," kata Yana. 
Dari Syaqiq bin ‘Abdullah seorang tabi’in  yang disepakati kemuliaannya–semoga Allah merahmatinya–ia berkata, “Para sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memandang kufur karena meninggalkan amal, kecuali shalat.” (HR. Tirmidzi dalam kitab Al-Iman dengan sanad yang shahih) [HR. Tirmidzi, no. 2622. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Dalam Sunan Tirmidzi disebutkan nama tabi’innya adalah ‘Abdullah bin Syaqiq]
Berkat saran dari rekannya, ia kemudian mulai lebih sering beribadah. Penampilannya juga kini berubah, Yana lebih sering mengenakan baju muslim dengan peci bundar di kepalanya.

"Teman dekat saya nyaranin, dirikan shalat saja dulu. Awalnya saya cuma lohor (Dzuhur) dan Ashar tapi rutin. Magribnya suka lupa. Tapi sekarang alhamdulilah, salat lima waktu terlaksana," kata Yana.
Kita bersaudara satu Nusa, satu Bangsa, satu Bahasa, satu IndonesiaMusuh kita adalah kebodohan, kemiskinan dan koruptorBukan antar kelompok suporter
Sebagai salah satu tokoh suporter sepakbola di Indonesia, khususnya Bobotoh Viking persib Club, hijrah Yana Umar ini patut dan sangat perlu ditiru oleh kita semua. Karena memang benar, ajalmu tidak menunggu taubatmu. (ARP - persibpersija.com)

0 Response to "Yana Bool Umar, Dirigen Viking Persib : Ajalmu Tidak Menunggu Taubatmu"

Post a Comment