Tidak Shalat? Neraka Saqar Menanti

Ilmu Agama Islam | persibpersija.com - Tidak Shalat? Neraka Saqar Menanti

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS. Ali Imran: 185).
Allah SWT Tuhan YME menciptakan manusia, memberikan manusia rezeki, memberikan manusia nafas setiap milidetik, memberikan kesempurnaan jasmani dan rohani, sampai memberikan akal dan pikiran untuk berpikir. Dan masih banyak lagi nikmat nikmat dari Allah SWT Tuhan YME untuk kita mahluk ciptaan-NYA. Lantas, kenapa begitu sombongnya TIDAK MAU MENDIRIKAN SHALAT sampai sampai melebihi kesombongan iblis? Catat : Sebelum iblis diusir dari Surga, Iblis adalah mahluk yang taat kepada Allah SWT Tuhan YME bersama malaikat. Kesalahan Iblis (api) adalah tidak mau sujud kepada Adam AS dengan kesombongannya karena merasa lebih mulia daripada Adam AS (tanah).

Janji Allah SWT di Al Qur'an Surat Al Muddatstsir Ayat 42-43 :

مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ قَالُوا۟ لَمْ نَكُ مِنَ ٱلْمُصَلِّينَ
Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)? Mereka menjawab: Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat,
Setiap orang yang beriman kepada Allah SWT, wajib mendirikan shalat dan ibadah lainnya yang diwajibkan (fardhu a'in). Dalil Al Qur'an tentang kewajiban mendirikan shalat yang cukup banyak menandakan Allah SWT tidak main main dengan urusan yang satu ini. Satu ayatpun perintah dari Allah SWT jelas tidak bisa ditawar lagi, apalagi khusus perihal shalat, sangat Allah SWT tekankan. 

Semula, menurut riwayat Annas bin Malik megatakan, Rasulullah bersabda: Allah memerintahkan shalat sebanyak 50 waktu sebagai kewajiban atasku dan umatku.” Setelah menerima perintah (shalat) itu Nabi SAW kembali berpapasan dengan Nabi Musa AS seraya berkata: Apa yang diwajibkan oleh Tuhanmu kepada umatmu? Nabi SAW menjawab, “Shalat sebanyak 50 waktu.”

Nabi Musa berkata, “Kembalilah menghadap Tuhanmu, sesungguhnya umatku tidak akan sanggup melaksanakannya.” Maka Nabi Muhammad kembali dan meminta keringan pada Tuhannya seperti yang disarankan oleh Nabi Musa. Kemudian Allah memberikan keringanan sehingga jumlahnya menjadi separuhnya.
Setelah itu Nabi SAW kembali bertemu Musa AS, dan menyarankan agar meminta keringanan pada Tuhannya untuk kedua kalinya. “Kembalilah kepada Tuhanmu, sesungguhnya umatmu tidak akan sanggup melaksanakannya.”
Lalu Nabi SAW lagi-lagi menemui Tuhannya untuk memohon keringanan, dan Allah memberi keringanan menjadi lima waktu. Allah berfirman: “Inilah lima waktu shalat yang wajib, nilainya sama dengan lima puluh waktu dan kalam-Ku tidak dapat berubah lagi.”
Lagi Nabi SAW bertemu Nabi Musa AS, dan lagi-lagi Musa meminta Nabi Muhammad SAW agar meminta keringanan untuk ketiga kalinya. Tapi kali ini Nabi SAW tidak menemui Tuhannya untuk memohon keringaan yang kesekian kalinya seperti yang disarankan Musa AS. Nabi SAW berkata: “Aku sangat malu bertemu Tuhanku.”




Mari kita bersama-sama mengisi sisa umur kita dengan senantiasa beriman dan bertakwa kepada Allah SWT yang diwujudkan dengan sikap melaksanakan semua perintah-NYA dan meninggalkan semua larangan-NYA.

1 Response to "Tidak Shalat? Neraka Saqar Menanti"