Penyebab Anak Kekurangan Zat Gizi

Berita Kesehatan Anak | persibpersija.com - Penyebab Anak Kekurangan Zat Gizi

Kekurangan zat gizi pada anak sering terjadi di usia balita (bawah lima tahun). Pedoman untuk mengetahui anak kurang gizi adalah dengan melihat berat dan tinggi badan yang kurang dari normal. Jika tinggi badan anak tidak bertambah atau kurang dari normal secara terus menerus, itu menandakan bahwa kurang gizi pada anak tersebut sudah berlangsung sejak lama.

Berikut adalah Beberapa Faktor Penyebab Anak Kekurangan Zat Gizi :

Jarak antara usia kakak dan adik yang terlalu dekat. Dengan demikian, perhatian ibu untuk kakak sudah tersita dengan keberadaan adiknya, sehingga kakak kurang diperhatikan asupan makanannya.

“Balita itu konsumen pasif, belum bisa mengurus dirinya sendiri, terutama ntuk makan, jadi harus terus dikontrol oleh ibunya.”

Anak yang mulai bisa berjalan mudah terkena infeksi atau juga tertular oleh penyakit penyakit lain karena faktor lingkungan yang kurang bersih. 

Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai pentingnya zat gizi. Apalagi di perkotaan dimana kebanyakan kedua orangtua bekerja dan anak diasuh oleh kakek, nenek, atau babysitter.

“Kurang gizi yang murni adalah karena makanan. Tidak harus mahal, walaupun murah, asal kualitasnya baik, prioritaskan beri buah buahan dan sayur sayuran hijau. 

Kondisi sosial ekonomi keluarga yang sulit. Faktor ini paling banyak mempengaruhi, karena jika anak sudah jarang makan, maka otomatis mereka akan kekurangan gizi.

Penyakit bawaan. Misalnya penyakit jantung dan paru-paru sejak lahir.


0 Response to "Penyebab Anak Kekurangan Zat Gizi"

Post a Comment