Anak Mau Masuk SD? Ini Syarat Masuk SD Tahun Ini

Berita Pendidikan : Syarat Masuk SD | persibpersija.com - Berusia Minimal 6 Tahun, Berlaku Zonasi dan Tidak Wajib Bisa Calistung (Baca, Tulis, Hitung)

Punya anak berusia 4 - 5 tahun? Itu artinya sebentar lagi masuk Sekolah Dasar (SD). Tapi tidak semua orang tua tahu apa syarat masuk SD yang terbaru. Nah untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2018/2019 yang sudah berlalu, berikut adalah persyaratan masuk Sekolah Dasar (SD) berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 14 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru pada taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, atau bentuk lain yang sederajat :
Ayat (1) : Calon peserta didik baru berusia 7 (tujuh) tahun; atau (2) calon peserta didik baru berusia paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan.

Artinya secara umum anak yang mendaftar masuk Sekolah dasar (SD) sekurang kurangnya berusia minimal 6 tahun tepat pada 1 Juli. Apakah anak dibawah usia 6 tahun bisa mendaftar ke Sekolah dasar (SD)? Bisa. Dasar hukumnya?

Ayat (3) : Pengecualian syarat usia paling rendah 6 (enam) tahun sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yaitu paling rendah 5 (lima) tahun 6 (enam) bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan yang diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki kecerdasan istimewa/bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional. Ayat (4) : Dalam hal psikolog profesional sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak tersedia, penilaian untuk mendapatkan rekomendasi dapat dilakukan oleh dewan guru di Sekolah. Ayat (5) : Ketentuan pada ayat (2) dan ayat (3) dilaksanakan sesuai dengan batas daya tampungnya berdasarkan ketentuan rombongan belajar dalam Peraturan Menteri.


Contoh : Pak Arief punya anak berusia 5 Tahun 9 Bulan pada 1 Juli. Pak Arief ingin menyekolahkan anaknya ke Sekolah Dasar (SD). Secara usia, anak Pak Arief belum bisa masuk Sekolah Dasar (SD). Tetapi karena anak Pak Arief memiliki kecerdasan diatas rata rata dan secara psikologi sudah lulus penilaian, anak Pak Arief bisa masuk Sekolah Dasar (SD) dengan catatan di sekolah tersebut masih tersedia kuota (kursi di kelas) untuk siswa/i. 

Sistem Zonasi Sekolah 

Sistem zonasi sekolah adalah pembatasan peserta didik untuk bersekolah didalam rayonnya (lokasi sekolah dekat dengan tempat tinggal siswa/i).
Rayonisasi sekolah diatur oleh Pemerintah Kabupaten/Kota setempat. Biasanya dasar zonasi sekolah berdasarkan jarak tempat tinggal siswa/i ke sekolah tidak lebih dari 1 sampai 2 kilometer atau yang terdekat sedekat mungkin. Hal ini bertujuan agar :
  1. Siswa/i tidak kelelahan di perjalanan saat berangkat maupun pulang sekolah
  2. Mengurangi kemacetan *Terutama di kota kota besar
  3. Pemerataan pendidikan. Maksudnya sekolah favorit biasanya diisi oleh siswa/i berprestasi. Dengan zonasi, distribusi siswa/i berprestasi lebih merata.
  4. Kontrol orang tua. Dengan jarak dari tempat tinggal ke sekolah yang sedekat mungkin, diharapkan pendidikan dan pergaulan anak lebih terpantau oleh orang tua.
  5. Efisiensi biaya yang dikeluarkan oleh orang tua. Diharapkan dengan sistem zonasi, beban orang tua dalam hal transportasi bisa ditekan.

Tes Masuk Sekolah Dasar (SD)

Masuk kelas 1 Sekolah Dasar (SD) tes membaca, menulis, dan berhitung. Caliistung tidak wajib harus langsung bisa/lancar.

Dokumen Pendukung Masuk Sekolah Dasar (SD)

Isi formulir pendaftaran
perlihatkan KTP ayah ibu dan Kartu Keluarga (Siapkan juga fotokopinya)
Foto anak close up
Foto anak seluruh badan
Foto ayah (Kandung)
Foto ibu (Kandung)
Akte kelahiran
fotokopi ijazah TK/PAUD.
Anak Sudah Cukup Umur Masuk Sekolah dasar (SD)?
Seragam Sekolah Dasar (SD)

Belum ada Komentar untuk "Anak Mau Masuk SD? Ini Syarat Masuk SD Tahun Ini"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel