Persib Bandung Mendapatkan Sanksi Menjelang Lawan PSIS

Bandung - www.persibpersija.com Persib Bandung Mendapatkan Sanksi Menjelang Lawan PSIS.

Liga 1 Gojek Traveloka 2018 

Sanksi dari Komite Disiplin PSSI untuk Fernando Soler dan Inkyun Oh

Asisten pelatih Persib, Fernando Soler, terkena sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi yang diberikan untuk asisten pelatih Mario Gomez tersebut berupa larangan berada di ruang ganti pemain serta bench selama tiga pertandingan Maung Bandung serta denda sebesar Rp. 25 juta.

Merunut surat keputusan Komdis PSSI bernomor 087/L1/SK/KD-PSSI/VII/2018, tentang Kasus Pelanggaran Disiplin, tertanggal 4 Juli 2018, Soler disebut terbukti melakukan protes berlebihan terhadap wasit cadangan saat PERSIB dijamu Persija di Stadion PTIK, Jakarta 30 Juni 2018.
"Merujuk kepada pasal 17 jo. pasal 41 ayat (1) Kode Displin PSSI, Sdr. Fernando Soler dihukum larangan masuk ke ruang ganti serta duduk di bench sebanyak tiga pertandingan, pada pertandingan Persib Bandung vs PSIS Semarang, tanggal 8 Juli 2018, Perseru Serui vs Persib Bandung, tanggal 12 Juli 2018, dan terakhir saat melawan Persela Lamongan, tanggal 16 Juli 2018," begitu tulis surat keputusan Komdis yang ditandatangani langsung oleh Asep Edwin Firdaus sebagai ketua.
Namun, sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI, PERSIB masih bisa melakukan banding atas keputusan tersebut.

Sanksi Dua Pertandingan, Inkyun Oh Absen Lawan PSIS

Serupa dengan Fernando Soler, gelandang Oh In-Kyun mendapatkan sanksi larangan bermain dua pertandingan dari Komite Displin (Komdis) PSSI. 
Merujuk kepada Surat Keputusan Komdis PSSI Liga 1 dengan nomor, 088/L1/SK/KD-PSSI/VII/2018, tentang Kasus Pelanggaran Disiplin, tertanggal 4 Juli 2018, Inykun terbukti melakukan pemukulan kepada pemain Persija Jakarta, Sandi Sute saat PERSIB dijamu Persija di Stadion PTIK, Sabtu 30 Juni 2018 pekan lalu. 
"Merujuk kepada pada 49 ayat (1) d dan (2) Kode Disiplin PSSI, Sdr. Oh In-Kyun dihukum larangan bermain sebanyak dua (2) kali, pada pertandingan PERSIB vs PSIS Semarang, tanggal 8 Juli 2018, Perseru Serui vs PERSIB, tanggal 12 Juli 2018," bunyi surat Komdis bertandatangan Asep Edwin Firdaus selaku ketua.

Gomez Juga Dapat Teguran Keras Dari Komdis

Menurut surat yang dirilis Komdis PSSI  bernomor 086/L1/SK/KD-PSSI/VII/2018, tentang Kasus Pelanggaran Disiplin, tertanggal 4 Juli 2018, Gomez terbukti melancarkan protes berlebihan kepada wasit cadangan saat laga tunda Go-Jek Liga 1 pekan ke-6 menghadapi Persija Jakarta di Stadion PTIK, Sabtu 30 Juni 2018 pekan lalu.
Bedanya, pelatih berkebangsaan Argentina itu hanya mendapatkan sanksi berupa teguran atau peringatan keras dan tidak ada denda atas tindakan yang dilakukannya tersebut.
"Merujuk kepada Pasal 12 Kode Disiplin PSSI, Sdr. Mario Gomez dihukum berupa "Teguran Keras" karena telah terjadi pelanggaran terhadap Pasal 144 Kode Disiplin PSSI," begitu bunyi surat bertandatangan Ketua Komdis, Asep Edwin Firdaus.
Dalam surat keputusan Komdis juga dituliska, Gomez berpotensi mendapatkan sanksi lebih berat apabila pelanggaran serupa kembali terjadi di kemudian hari.


Manajemen PT PERSIB Bandung Bermartabat (PERSIB) langsung melayangkan surat protes kepada PSSI atas keterlambatan surat Salinan Keputusan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Dengan melampirkan sejumlah bukti di antaranya salinan surat Komdis yang baru diterima 8 Juli 2018 pukul 00:33, PERSIB melayangkan protes. Dalam surat yang ditandatangani Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono, PERSIB memohon agar sanksi kepada Head Coach, Ofisial dan Pemain untuk ditunda.

0 Response to "Persib Bandung Mendapatkan Sanksi Menjelang Lawan PSIS"

Post a Comment